Monday, 6 November 2017

Selepas MEninggal Apa uang terjadi dengan sosMEd Anda

Bismillah Assalamu Alaikum



Suatu PERINGATAN sebenarnya bagi kita semua.
Mari kita RENUNGKAN bersama PIKIRKAN bersama,
Jika suatu hari nanti kita MATI, AKUN Sosial Media hanya kita yang tau passwordnya dan hanya kita yang BISA membukanya.
🍁
Dan,
SELEPAS kita meninggal Apa yang terjadi pada akun AKUN Sosial Media kita?
🍁
Mungkin ada yang selalu menjenguk sosmed kita sebagai PELIPUR LARA.
🍁
TETAPI..
SADARKAH kita?
GAMBAR DAN VIDEO diri kita.
Akan terus membuat kita di Alam kubur TERSIKSA.
Gambar dan video yang TIDAK ditutupi auratnya.
Atau bahkan yang TELAH tertutup auratnya.
Yang dapat membangkitkan SYAHWAT lawan jenis kita.
Yang dapat menjadi FITNAH dunia.
Yang menyebabkan beberapa orang HASAD, DENGKI, dan IRI.
Bagaimana NANTI?
Orang orang terus menerus MELIHATNYA.
Dan kadang ada gambar yang di tag dari teman-teman kita.
Walaupun SUDAH bertahun-tahun kita WAFAT,
Gambar itu terus ada SAHAM DOSA TERUS MENINGKAT.
🍁
BAGAIMANA?
PERNAHKAH ada dipikiran kita?
Legging dan jeans ketat, BISAKAH menyelamatkan kita?
Baju yang TIDAK membalut aurat, BISAKAH menyelamatkan kita?
RAMBUT yang terjurai, BISAKAH menyelamatkan kita?
Tak terkecuali gambar yang TELAH tertutup auratnya, BISAKAH menyelamatkan kita?
Kecantikan serta ketampanan yang kita banggakan, BISAKAH menyelamatkan kita?
Saat kita meninggal gambar diri kita masih bisa dinikmati banyak orang dan menjadi ladang dosa jariyah.
Naudzubillah.
Di akhirat nanti,
Semua itu tidak akan membawa ARTI.
Di alam KUBUR, semua itu TIDAK sedikitpun dapat menyelamatkan diri.
🍁
Mari kita bersama-sama RENUNGKAN.
SAHAM DOSA yang terus MENINGKAT walau setelah kita DIWAFATKAN.
🍁
Tutupilah auratmu SEBELUM auratmu ditutupkan.
Peliharalah dirimu SEBELUM dirimu di kafankan.
Hapuslah foto-fotomu SEBELUM foto itu membahayakan.
Jagalah HARGA DIRI sebagai seorang muslim muslimah SEJATI.
Mati itu PASTI.
Persiapkan DIRI untuk mati.
Karena kapan ia tiba tidak ada yang mengerti.
🍁
Semoga Allaah Subhanahu wa Ta’ala ridha dengan renungan ini.
Dan semoga kita selalu diberi hidayah serta istiqamah dari-Nya.
Aamiin yaa Rabbal'alamin.
Wallaahu waliyutaufiq.