Wednesday, 25 October 2017

WAKTU TERBAIK UNTUK BERBEKAM

Bismillah Assalamu Alaikum


Bekam adalah terapi pengobatan yang di anjurkan oleh para Malaikat kepada Rasulullah shollallahu 'alaihi wa sallam.
Rasulullah shollallahu' alaihi wa sallam bersabda :

ما مررت ليلة أسري بي بملإ من الملائكة، إلا كلهم يقول لي : عليك يا محمد بالحجامة

“Tidaklah aku melewati satu kumpulan malaikat pada malam aku di-isra’-kan, kecuali mereka semua berkata kepadaku : “Hendaklah engkau berbekam wahai Muhammad”.
سنن ابن ماجه رقم 3477 وصصحه الألباني في صحيح الجامع رقم 5672.

Dalam lafadz lain :

مر أمتك بالحجامة

‘Perintahkanlah kepada umatmu untuk berbekam”
سنن ابن ماجه رقم 3479 وصححه الألباني في صحيح الجامع رقم 5671

Adapun waktu yang baik untuk berbekam adalah tanggal 17,19 atau 21 bulan hijriyah. Hari senin senin, selasa atau kamis. Dan pagi hari sebelum sarapan pagi.

Rasulullah shollallahu 'alaihi wa sallam bersabda :

من احتجم لسبع عشرة، وتسع عشرة، وإحدى وعشرين، كان شفاء من كل داء

Artinya : “Barangsiapa yang berbekam pada tanggal 17, 19, atau 21, maka itu akan menjadi obat bagi segala macam penyakit”
سنن أبي داود رقم 3861 وحسنه الألباني في صحيح الجامع رقم 5968

Rasulullah shollallahu 'alaihi wa sallam bersabda :

اﻟﺤﺠﺎﻣﺔ ﻋﻠﻰ اﻟﺮﻳﻖ ﺃﻣﺜﻞ ﻭﻓﻴﻬﺎ ﺷﻔﺎء ﻭﺑﺮﻛﺔ ﻭﺗﺰﻳﺪ ﻓﻲ اﻟﺤﻔﻆ ﻭﻓﻲ اﻟﻌﻘﻞ ﻓﺎﺣﺘﺠﻤﻮا ﻋﻠﻰ ﺑﺮﻛﺔ اﻟﻠﻪ ﻳﻮﻡ اﻟﺨﻤﻴﺲ ﻭاﺟﺘﻨﺒﻮا اﻟﺤﺠﺎﻣﺔ ﻳﻮﻡ اﻟﺠﻤﻌﺔ ﻭﻳﻮﻡ اﻟﺴﺒﺖ ﻭﻳﻮﻡ اﻷﺣﺪ ﻭاﺣﺘﺠﻤﻮا ﻳﻮﻡ اﻻﺛﻨﻴﻦ ﻭاﻟﺜﻼﺛﺎء ﻓﺈﻧﻪ اﻟﻴﻮﻡ اﻟﺬﻱ ﻋﺎﻓﻰ اﻟﻠﻪ ﻓﻴﻪ ﺃﻳﻮﺏ ﻣﻦ اﻟﺒﻼء ﻭاﺟﺘﻨﺒﻮا اﻟﺤﺠﺎﻣﺔ ﻳﻮﻡ اﻷﺭﺑﻌﺎء ﻓﺈﻧﻪ اﻟﻴﻮﻡ اﻟﺬﻱ اﺑﺘﻠﻲ ﻓﻴﻪ ﺃﻳﻮﺏ ﻭﻣﺎ ﻳﺒﺪﻭ ﺟﺬاﻡ ﻭﻻ ﺑﺮﺹ ﺇﻻ ﻓﻲ ﻳﻮﻡ اﻷﺭﺑﻌﺎء ﺃﻭ ﻓﻲ ﻟﻴﻠﺔ اﻷﺭﺑﻌﺎء

“Berbekam sebelum makan pagi lebih utama (lebih banyak manfaat) , karena padanya terdapat obat dan barakah, dapat menambah kekuatan hafalan dan kecerdasan maka berbekamlah dengan berkah dari Allah pada hari kamis dan hindarilah berbekam pada hari jum'at, sabtu dan ahad. Berbekamlah pada hari senin dan selasa karena itu adalah hari di mana Allah menyembuhkan Nabi Ayyub dari penyakit, dan hindarilah berbekam pada hari rabu karena tidak muncul penyakit kulit kecuali pada hari rabu atau malam rabu.”
سنن ابن ماجه رقم 3487 وحسنه الألباني في صحيح الجامع رقم 3169.

Wallahu A'lam

Abu Sufyan Al Makassary.