Wednesday, 15 November 2017

TIDAKKAH KAU CEMBURU PADA MEREKA...?

Bismillah Assalamu Alaikum



TIDAKKAH KAU CEMBURU PADA MEREKA...?
Bismillaah...
Tidakkah kau cemburu pada mereka, yang berani memilih berubah walau perih dan tidak mudah...?
Tidakkah kau cemburu pada mereka, yang tetap istiqomah walau sangat susah dan payah...?
Tidakkah kau cemburu pada mereka, yang tetap memiliki cinta-Nya walau tersiksa, teraniaya...?
Tidakkah kau cemburu pada mereka, yang senantiasa berjuang walau tak selalu berujung senang...?
Tidakkah kau cemburu terhadap mereka, yang terus dan terus bergerak sampai jantung tak berdetak...?
Tidakkah kau cemburu pada mereka, apapun yang mereka kerjakan selalu bernilai Akhirat...?
Sahabat...
Sesungguhnya, tidak berlalu masa bagi kehidupan seorang mukmin, melainkan sarat dengan episode-episode ujian keimanan.
Dunia ini adalah medan ujian, pusat perjuangan.
Allah berfirman : "Maha suci Allah yang di Tangan-Nyalah segala kerajaan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yg lebih baik amalnya, dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun." (📑QS Al-Mulk : 1-2)
Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassalam bersabda : "Sesungguhnya jika Allah Subhanahu wa ta'ala menyukai suatu kaum maka dia akan mengujinya. Barangsiapa yang ridha dengan ujian itu maka dia akan dapat ridha Rabb-nya, dan barangsiapa yang benci maka dia akan mendapatkan kebencian Rabb-nya." (📓HR. Tirmidzi)
Semoga kita termasuk hamba-hamba yang di cintai Allah...
Jangan berputus asa saat menjalani ujian dan jangan pula takabur (lupa diri) ketika mendapat kenikmatan...
#Muhasabah

HIDAYAH ADALAH ANUGERAH TERBESAR

Bismillah Assalamu Alaikum


.
Saudaraku, bersyukurlah kepada Allah ketika engkau dapati dirimu termasuk orang yang dipilih-Nya untuk mendapatkan hidayah dari-Nya.
.
Sebanyak tujuh belas kali dalam sehari, di setiap raka’at shalat kita, kita memohon petunjukNya.
.
“Tunjukilah (berilah hidayah) kami kepada jalan yang lurus.” (Al-Fatihah: 6)
.
Berbahagialah kawan dengan hidayah yang Allah berikan kepadamu dan jangan biarkan hidayah itu berlalu darimu. Mintalah selalu kekokohan dan keistiqamahan di atas iman kepada Dzat Yang Maha Mengabulkan doa. Teruslah mempelajari agama Allah. Hadirilah selalu majelis ilmu. Dekatlah dengan ulama, cintai mereka karena Allah. Bergaullah dengan orang-orang shalih dan jauhi orang-orang buruk yang membuatmu kembali ke masa lalu, mengganggu keistiqomahanmu di atas agama serta membuatmu terpikat dengan dunia. Semua ini sepantasnya engkau lakukan dalam upaya menjaga hidayah yang Allah anugerahkan kepadamu. Satu lagi yang penting, jangan engkau jual agamamu karena menginginkan dunia, karena ingin harta, tahta, dan karena cinta kepada lawan jenis. Sekali-kali janganlah engkau kembali ke belakang. Kembali kepada masa lalu yang suram karena jauh dari hidayah dan bimbingan agama.
.
Sadarilah kawan bahwa hidayah adalah anugerah Allah yang teragung dan terindah. Bila kita diperintahkan untuk mensyukuri nikmat-nikmat Allah, maka nikmat hidayah adalah yang paling harus kita syukuri. Syukur dengan ucapan, perbuatan dan pengakuan bahwa nikmat itu datang dari Allah.
.
Adapun seorang yang semula ia berjalan di atas kebenaran tersebut, berada di dalam hidayah, namun kemudian ia futur (patah semangat, tidak menetapi kebenaran lagi, red.) dan lisan halnya mengatakan ‘selamat tinggal kebenaran’? Wallahul Musta’an. Sungguh setan telah berhasil menipu dan mengempaskannya ke jurang yang sangat dalam.
.
Ya Allah, wahai Dzat Yang Membolak-balikkan hati tetapkanlah hati kami di atas agama-Mu, di atas ketaatan kepada-Mu. Amin ya Rabbal ‘alamin ….
.
Wallahu a’lam bish-shawab.