Wednesday, 25 October 2017

Kajian bulanan Ust Ali Ahmad Riau di Pinrang 2017

Bismillah Assalamu Alaikum



Hadirilah..!
Kajian Ilmiyah bersama
Fadhilatul Ustadz

🎙 ALI AHMAD RIAU حفظه الله

Di Kab. Pinrang Sul Sel

tema 📚
MENGENAL AHLUSSUNNAH

🗓 Ahad (Malam Senin)  29 Oktober 2017
Ba'da Maghrib - Selesai
🕌 MASJID AL ISTIQOMAH MANGGABARANI
Jln. Poros Rappang Amassangeng
(sebelum penggilingan daging)

Kegiatan ini GRATIS dan bersifat umum untuk seluruh kaum muslimin dan muslimat.

📲 085342078876 (Wardan) 

WAKTU TERBAIK UNTUK BERBEKAM

Bismillah Assalamu Alaikum


Bekam adalah terapi pengobatan yang di anjurkan oleh para Malaikat kepada Rasulullah shollallahu 'alaihi wa sallam.
Rasulullah shollallahu' alaihi wa sallam bersabda :

ما مررت ليلة أسري بي بملإ من الملائكة، إلا كلهم يقول لي : عليك يا محمد بالحجامة

“Tidaklah aku melewati satu kumpulan malaikat pada malam aku di-isra’-kan, kecuali mereka semua berkata kepadaku : “Hendaklah engkau berbekam wahai Muhammad”.
سنن ابن ماجه رقم 3477 وصصحه الألباني في صحيح الجامع رقم 5672.

Dalam lafadz lain :

مر أمتك بالحجامة

‘Perintahkanlah kepada umatmu untuk berbekam”
سنن ابن ماجه رقم 3479 وصححه الألباني في صحيح الجامع رقم 5671

Adapun waktu yang baik untuk berbekam adalah tanggal 17,19 atau 21 bulan hijriyah. Hari senin senin, selasa atau kamis. Dan pagi hari sebelum sarapan pagi.

Rasulullah shollallahu 'alaihi wa sallam bersabda :

من احتجم لسبع عشرة، وتسع عشرة، وإحدى وعشرين، كان شفاء من كل داء

Artinya : “Barangsiapa yang berbekam pada tanggal 17, 19, atau 21, maka itu akan menjadi obat bagi segala macam penyakit”
سنن أبي داود رقم 3861 وحسنه الألباني في صحيح الجامع رقم 5968

Rasulullah shollallahu 'alaihi wa sallam bersabda :

اﻟﺤﺠﺎﻣﺔ ﻋﻠﻰ اﻟﺮﻳﻖ ﺃﻣﺜﻞ ﻭﻓﻴﻬﺎ ﺷﻔﺎء ﻭﺑﺮﻛﺔ ﻭﺗﺰﻳﺪ ﻓﻲ اﻟﺤﻔﻆ ﻭﻓﻲ اﻟﻌﻘﻞ ﻓﺎﺣﺘﺠﻤﻮا ﻋﻠﻰ ﺑﺮﻛﺔ اﻟﻠﻪ ﻳﻮﻡ اﻟﺨﻤﻴﺲ ﻭاﺟﺘﻨﺒﻮا اﻟﺤﺠﺎﻣﺔ ﻳﻮﻡ اﻟﺠﻤﻌﺔ ﻭﻳﻮﻡ اﻟﺴﺒﺖ ﻭﻳﻮﻡ اﻷﺣﺪ ﻭاﺣﺘﺠﻤﻮا ﻳﻮﻡ اﻻﺛﻨﻴﻦ ﻭاﻟﺜﻼﺛﺎء ﻓﺈﻧﻪ اﻟﻴﻮﻡ اﻟﺬﻱ ﻋﺎﻓﻰ اﻟﻠﻪ ﻓﻴﻪ ﺃﻳﻮﺏ ﻣﻦ اﻟﺒﻼء ﻭاﺟﺘﻨﺒﻮا اﻟﺤﺠﺎﻣﺔ ﻳﻮﻡ اﻷﺭﺑﻌﺎء ﻓﺈﻧﻪ اﻟﻴﻮﻡ اﻟﺬﻱ اﺑﺘﻠﻲ ﻓﻴﻪ ﺃﻳﻮﺏ ﻭﻣﺎ ﻳﺒﺪﻭ ﺟﺬاﻡ ﻭﻻ ﺑﺮﺹ ﺇﻻ ﻓﻲ ﻳﻮﻡ اﻷﺭﺑﻌﺎء ﺃﻭ ﻓﻲ ﻟﻴﻠﺔ اﻷﺭﺑﻌﺎء

“Berbekam sebelum makan pagi lebih utama (lebih banyak manfaat) , karena padanya terdapat obat dan barakah, dapat menambah kekuatan hafalan dan kecerdasan maka berbekamlah dengan berkah dari Allah pada hari kamis dan hindarilah berbekam pada hari jum'at, sabtu dan ahad. Berbekamlah pada hari senin dan selasa karena itu adalah hari di mana Allah menyembuhkan Nabi Ayyub dari penyakit, dan hindarilah berbekam pada hari rabu karena tidak muncul penyakit kulit kecuali pada hari rabu atau malam rabu.”
سنن ابن ماجه رقم 3487 وحسنه الألباني في صحيح الجامع رقم 3169.

Wallahu A'lam

Abu Sufyan Al Makassary.

Adab Berinteraksi Dengan Wanita Di Internet

Bismillah Assalamu Alaikum

Apa hukum menjadi pengajar atau da’i yang mengajarkan pelajaran agama yang pesertanya terdiri dari lelaki dan wanita, melalui media tulisan di internet?

.
Berinteraksi, berkomunikasi verbal, berkomunikasi melalui tulisan ataupun verbal dan tulisan sekaligus, terhadap wanita ajnabiyah (non-mahram) itu merupakan bahaya yang besar dan nyata bagi agama dan kehormatan seorang lelaki, jika tidak dibarengi dengan aturan-aturan yang membuatnya aman dari fitnah serta jika dilakukan dengan sering dan terus-menerus. Terdapat dalam hadits:ِ
.
“tidaklah aku tinggalkan sepeninggalku, fitnah (godaan) yang lebih besar bagi lelaki melainkan wanita” (HR. Bukhari no. 5096, Muslim no. 6740).
.
🔸Oleh karena itu, semua interaksi verbal atau tulisan antara lelaki dan wanita yang mengandung nada yang lembut, gaya bahasa yang gemulai, mendayu-dayu, juga yang penuh kekaguman, melucu, saling tertawa, interaksi yang terlalu akrab, canda ria, dan semacamnya yang menimbulkan bekas di hati dan dapat menimbulkan desiran-desiran syahwat, ini hukumnya terlarang dalam rangka menutup celah keburukan.
.
🔸Tidak termasuk di larangan ini, perkataan yang penuh wibawa dan adab serta perkataan yang ma’ruf. Bahkan nada yang lembut dan gaya bahasa yang gemulai tidak ragu lagi akan menyentuh hati dan memicu syahwat sehingga nantinya akan menimbulkan angan-angan serta munculnya syahwat, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Allah Ta’ala berfirman:
.
“Hai isteri-isteri Nabi, kamu sekalian tidaklah seperti wanita yang lain, jika kamu bertakwa. Maka janganlah kamu tunduk dalam berbicara sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya dan ucapkanlah perkataan yang baik” (QS. Al Ahzab: 32).
.
Ketika banyak wanita yang tidak berpegang pada adab-adab ini dan tidak mengindahkan batasan-batasan syariat dalam pembicaraan mereka atau tulisan-tulisan mereka, maka yang lebih selamat bagi para lelaki adalah meninggalkan interaksi dengan para wanita tersebut kecuali pada keperluan-keperluan yang mendesak dengan tetap menjaga aturan-aturan agama dengan syarat aman dari fitnah, serta dalam keperluan yang dibolehkan syariat. Nabi ﷺ bersabda:
.
“Berhati-hatilah terhadap dunia dan berhati-hatilah terhadap wanita, karena fitnah pertama yang menimpa Bani Israil adalah dari wanita” (HR. Muslim no. 2742).