Friday, 18 August 2017

DAKWAH SALAFIYYAH, DAKWAH PENUH BERKAH YANG TERZALIMI

Bismillah Assalamu Alaikum



💐 DAKWAH SALAFIYYAH, DAKWAH PENUH BERKAH YANG TERZALIMI
--------------------------------------------
(menyibak kesalahan kelompok madzhab "benar semua", dan kesalahan identifikasi dakwah salafiyyah)

Oleh: abu abdirrahman bin muhammad suud al atsary

*فَاتَّقِى اللهَ وَاصْبِرِيْ فَإِنَّهُ نِعْمَ السَّلَفُ أَنَا لَكِ*

📚(رواه مسلم، فضائل فاطمة 2/245حديث 98)

_“...Maka hendaknya engkau bertaqwa dan bersabar, karena sesungguhnya aku adalah *sebaik-baik salaf* (pendahulu) bagimu"_

📚 (HR. Muslim)

*"Ojo rumongso bener dewe, opo ulama sak mene ake e iki salah kabeh, kabeh yo kepingin melebu surgo, opo kowe tok seng ahli surgo"*

(jangan merasa benar sendiri, apa ulama sebanyak ini salah semua, semua ya ingin masuk surga, apa kamu saja yang ingin masuk surga)

Ucapan seorang pada penulis dengan nada marah, ketika keluarga penulis ada yang wafat, dan penulis ingin meluruskan ritual yang tidak syar'i.

💥💥💥

Shalawat dan salam kita sampaikan kepada Rasulullah shalallahu alaihi wasalam, yang telah menyeru manusia kepada Dien Allah, yang telah menasehati ummat, yang telah berjihad dengan sebenar benar jihad, yang mewariskan ajaran yang putih bersih, yang malamnya bagai siang, yang tidak berpaling darinya kecuali akan celaka,

لقدخاءكم رسول من انفسكم عزيز عليه ما عنتم حريص عليكم بالمؤ منين رءوف رحيم

📖 سورة التو به ١٠ : ١٢٩



SEBAB SEBAB PENYIMPANGAN

Di antara sebab sebab orang tidak istiqomah dan bisa menyimpang dari kebenaran, yang kita berlindung dari penyimpangan setelah hidayah kepada Allah,

-niat yang jelek
-cinta dunia dan loba pada harta
-senang popularitas
-keinginan supaya di akui di semua golongan, lalu bersikap "bijak (?)" supaya di terima di semua orang
-hawa nafsu
-dan lainnya yang semisal.

💐💐💐

TUJUAN DAKWAH PARA RASUL

Seorang utusan shahabat Saad bin abi waqqos radiyallahuanhu, Rib'i bin Amir rahimahullah kepada Kisra Persia dengan pakaian sederhana dan pedang pendek di pinggang, di ajak dialog Kisra

"aku tidak melihat kalian arab (orang islam) , kecuali pengembala unta, aku tau kalian datang ingin harta, kembalilah kalian, akan aku beri kalian harta !"

Rib'i bin amir menjawab dengan penuh izzah,

"salah engkau sangka kami semacam itu, *kami datang untuk membebaskan para hamba dari peribadatan kepada hamba menuju peribadatan pada Rabb para hamba (Allah), dari kezaliman agama agama, kepada keadilan islam* !".

Dakwah ahlus sunnah wal jamaah salafiyah, adalah dakwah islam itu sendiri,

Mengajak manusia kembali kepada Allah dan Rasul Nya, menjalankan agama sesuai yang di fahami pendahulu yang shalih, bukan kepada kelompok dan individu,

Menegakkan amar ma'ruf dan nahi mungkar dengan hikmah dan sebaik mungkin,

Mengajak manusia pada akhlak dan adab yang baik, ketinggian sikap, berbuat baik pada orang tua, kerabat, dan memenuhi hak hak persaudaraan dan seluruh hamba,

*Menginginkan kebaikan bagi manusia, sebagaimana mereka telah merasakan kebaikan dan keindahan serta manisnya iman dan hidayah*,

Namun demikian, dakwah yang penuh berkah ini di salah fahami sebagian manusia,

Mereka (salafiyin) di tuduh intoleransi (tidak toleran), tukang menyesatkan, pengapling surga, exsklusiv, tidak menghargai perbedaan, dan tuduhan lainnnya,

🌺🌺🌺

PERBEDAAN YANG BOLEH DAN YANG TIDAK BOLEH

karena ingin membela kesalahan, tidak senang melihat perubahan yang baik, serta sangkaan yang buruk dari hati yang busuk, dan mungkin sudah gerah dan iri serta dengki dengan berkembangan dakwah salafiyah yang penuh berkah ini,

*sebagian orang meneriakan*
*"jangan merasa benar sendiri, semua benar, semua punya dalil, punya ulama sendiri, jangan men-salah salah-kan !!!"*

Wahai orang yang jujur !, ketahuilah, tidak ada yang lebih berlapang dada dan lebih kasih pada manusia dan terbuka pada perbedaan fiqih, tidak akan anda temukan kecuali pada dakwah salafiyah !

Selama ada dalil dan semua shahih dan mutabar, maka seorang salafi sunni, akan terbuka dan menghormati perbedaan di atas ukhuwwwah,

*Namun, ternyata yang mereka inginkan bukan itu*,

Ternyata yang mereka inginkan agar seorang ahlus sunnah salafiyah berlapang dada atas penyimpangan aqidah, bid'ah, dan pencarian keuntungan sebagian tokoh agama, dan menghargai "perbedaan ?" *padahal itu bukan khilafiyah, tapi penyimpangan agama* dan demi menjaga "ukhuwwah ?" *padahal itu bukan ukhuwwah tapi sekedar "mengumpulkan"* sebagaimana ayat

_"kalian akan mengira mereka bersatu, sedang hati mereka bercerai berai"_

Mereka menuduh orang yang berusaha komitmen dan istiqomah dengan "merasa benar sendiri", padahal pada diri diri salafiyin sendiri merasa takut dan cemas bila bila amal mereka tidak di terima, dan mereka salafiyin berharap kebaikan pada saudaranya, meski "beda manhaj", berharap yang masih "beda" itu berusaha beramal sesuai sunnah, dan tiada kebencian sedikitpun,

Maka kami salafiyin ahlus sunnah akan menjawab, lebih baik kalian orang yang memiliki "penyakit dalam hatinya" diam !,

Lebih baik pada diri setiap muslim ada saling menasehati, dari pada sudah di katakan "sama sama benarnya", yang konsekwensinya adalah hilang nasehat,

*Untuk apa nasehat dan amar ma'ruf nahi mungkar, wong sudah benar ?*, hilang pilar masehat, padahal pilar islam di antaranya adalah nasehat,

Kami akan terus mendakwahkan ajaran Rasul, dan menyeru kepada kebaikan dan perbaikan, walau orang yang menyimpang benci !!!

Sungguh keji, kami mengajak pada kebaikan, sementara mereka menuduh kami dengan keburukan,

Kami mengajak agar setiap orang beramal di atas ilmu, mereka menuduh kami pengkapling surga,

Kami menyeru pada ukhuwwah di atas dalil dan aqidah yang benar, mereka menuduh kami merasa bener dewe (benar sendiri)

Kami mengajak kepada Allah dan Rasul Nya, sedang mereka mengajak pada hawa nafsu dan golongan !

Sungguh, semua tuduhan ini adalah kedustaan yang besar !,

Kami, salafiyin ahlus sunnah, sekali lagi menyeru anda sekalian kepada Allah, rasul, dan akhlak yang baik serta surga yang seluas langit dan bumi, serta ukhuwwah yang sebenarnya.

Abu abd rahman

🌺💐💐💐