40 Tahun Mengajarkan Al-Quran

Bismillah Assalamu Alaikum



Ada banyak tolok ukur kebaikan yang disampaikan oleh Rasulullah Saw bagi umatnya. Tolok ukur kebaikan ini tentu akan memberikan semangat kepada umatnya untuk terus mengamalkannya. Diantaranya adalah belajar dan mengajarkan Al-Quran.

Rasulullah Saw bersabda: “Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Quran dan mengajarkannnya” (HR. Bukhari)

Selain banyak hadits tentang mulianya orang-orang yang berinterksi dengan Al-Quran, hadits ini pula yang membuat seorang Tabi’in yang bernama Abu Abdil Rahman Al-Sulami setelah menimba ilmu Al-Quran dari beberapa sahabat seperti Utsman bin Affan, Ali bin Abi Thalib dan Abdullah bin Mas’ud Radhiyallahu ‘anhum berkonsentrasi penuh dalam berkhidmat mengajarkan Al-Quran. Beliau senantiasa mengajarkan Al-Quran kepada kaum Muslimin di masjid Kufah selama 40 tahun. Dan beliau lah yang meneruskan hadits Rasul ini dari Ustman bi Affan Ra:

“Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Quran dan mengajarkannya”

Lalu berliau berkata: “Hadits ini pula yang menghantarkanku untuk duduk di majelis ini (untuk mengajarkan Al-Quran)”.

Al-Imam Syafi’i berkata: “Barang siapa yang mengajarkan Al-Quran nilainya sangat mulia”.

Al-Hafizh Ibnu Hajar berkata: “Tidak diragukan lagi bahwa orang yang terhimpun pada dirinya belajar dan mengajarkan al-Quran akan menyempurnakan dirinya dan orang lainnya, menghimpun antara menfaat untuk dirinya dan untuk orang lain, dan inilah yang paling afdhal”.

Alhamdulillah, banyak pesantren, lembaga, yayasan atau semisalnya yang berkhidmat untuk mengajarkan Al-Quran kepada masyarakat. Semoga kita bisa ambil bagian dalam belajar dan mengajarkan Al-Quran, atau paling tidak kita berkontribusi dalam mendukung berdiri dan berkembangnya lembaga-lembaga yang akan melahirkan ‘penjaga’ Al-Quran. Amin
Previous
Next Post »